Penyanyi Cilik Tegar Korban Pelecehan Seksual Oleh Manajer Sendiri

Hits dengan lagu Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang, penyanyi cilik Tegar pun meraih popularitas di ranah musik tanah air. Tawaran show pun tak hanya datang dari tanah air tapi juga sampai ke manca negara.

 

tgr

 

Penyanyi cilik yang berawal dari pengamen jalanan, Tegar membawa berita yang mengejutkan. Tegar dikabarkan menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh manajernya sendiri yang berinisial AD. Tegar pun langsung melaporkan AD ke Komnas Perlindungan Anak.

Selaku Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait membenarkan laporan Tegar. Dalam laporannya Tegar mengaku kalau mengalami pelecehan seksual saat berada di hotel di negri Jiran, Malaysia. Saat itu Tegar sedang ada  beberapa show ke Malaysia. Selama bulan November dan Desember Tegar dan sang manajer tinggal di Malaysia tanpa didampingi orang tuanya.

” Bulan November saya dibawa sama AD. Ada beberapa show, balik lagi Desember ke sini. Terus balik lagi ke Singapura dan Malaysia bulan Januari. Dari situ ada kekerasan,” ungkap Tegar.

Tegar pun menceritakan kronologi pelecehan yang dialaminya.

” Kejadiannya di hotel Malaysia bulan Januari. Di hotel itu, setiap saya mau tidur, saya minta kolor ke Kak AD, tapi alasannya kolornya kotor, katanya suruh pake ‘CD’ aja,” beber Tegar.

Menurut Tegar selama di Malaysia juga dirinya merasa kesulitan berkomunikasi dengan orang tuanya. Saat Tegar ingin menghubungi orangtuanya AD pun berkelit dengan berbagai alasan nggak punya pulsa, batre habis, lagi ada meeting. Alhasil Tegar tak bisa menghubungi orang tuanya.

Tak hanya itu, penyanyi bernama asli Tegar Septian ini juga pernah gagal manggung ke daerah Labuan, Malaysia gara – gara passport nya ditahan oleh AD.

Pihak label Tegar, Harpa Record pun angkat bicara. Pihak label mengutuk pelecehan artis di bawah naungannya itu. Pihak orang tua pun telah memberhentikan AD begitu kembali ke Indonesia pada bulan Januari.

Tak hanya mengalami pelecehan seksual dan percobaan perkosaan oleh sang manajer, Tegar juga melaporkan sang manajer atas kasus pencurian sejumlah barang. Si AD ternyata membawa kabur sejumlah barang – barang milik Tegar seperti alat – alat musik, laptop, kamera dan juga gitar kesayangannya.